Entri Populer

Senin, 21 Maret 2011

Selamat Malam Januari

Rasa ini membuat kita sama-sama lelah....
jangan paksa lagi...
Untuk apa aku di dekatmu jika itu membuat aku semakin dekat dipikiranmu sementara tak ada celah bagi kita untuk bersama..

Pecaya saja, Tuhan sedang mengajarkan pada kita tentang bagaimana memahami perasaan orang lain..
aku pernah benar-benar tidak percaya ketika seseorang berkata ''cinta tak harus memiliki''
Bagiku, itu hanya sebuah kalimat bagi orang-orang yang putus asa dan berpura-pura bisa menerima keadaan..
tapi sekarang, rasa ini membuat aku paham bahwa cinta adalah sebuah ketulusan...
sebuah keberanian untuk menerima kenyataan ketika seseorang yang kita sayangi tdk mungkin selalu dapat kita miliki raganya..
sebuah kesiapan besar untuk melihat orang yang kita sayangi tidak lagi mengengam tangan ini.

Terimakasih,
untuk seseorang yang telah menjadi figuran dalam hidupku...
setidaknya kau sukses dengan peranmu..
mungkin kau seseorang yang dikirim Tuhan, untuk mengajarkan aku tentang sebuah pilihan...

Percaya saja, ketulusanmu akan terbalas dengan harga mahal..Tuhan sudah menjanjikan itu untukmu
carilah bintang yang akan berperan besar dalam film hidupmu, yang akan menandatangani kontrak hidup mati denganmu di hadapan-Nya..

Aah__maaf, masih pengen nangis...
Orang bilang'' menangis saja jika itu akan membuatmu merasa lebih baik...''
Hmm, Januari... kesedihan ini datang terlalu awal__semoga Februari, Maret,April,Mei,Juni, Juli..ah__ada berapa bulan sih dalam setahun? sudahlah...
Tapi ingat, berbesar hatilah ketika tidak semua kenyataan dapat berjalan sesuai dengan harapan..
percayakan semuanya pada Dia Sang perancang yang maha sempurna...

 Selamat malam Januari...

Minggu, 20 Maret 2011

MINUS

Jam, menit dan detik terasa berlari begitu cepat  mendahului aku...
Bahkan saat ini,  ketika jiwaku masih  tertinggal didesember dan raga terbawa oleh januari...
Hmm__
Tentu saja, setiap hari yang dilalui bukanlah sebuah final melainkan proses...
Ya...kehidupan adalah sebuah proses dan kehidupan setelah kematian mungkin adalah finalnya...
Untuk memenuhi bab terakhir dari laporan kehidupanku yang ke-20....
Aku coba untuk menghitung sebanyak mungkin hal-hal baik dan kemudian menguranginya dengan seberapa banyak hal buruk yang telah aku lakukan...dan__hasilnya MINUS.....
Karena belum yakin, ku hitung lagi berapa kali tanganku berada diatas dan dikurangi seberapa banyak ketika tanganku dibawah..dan hasilnya tetap MINUS...
Masih belum yakin, ku hitung lagi seberapa banyak aku bersyukur dan menguranginya dengan seberapa kali keluhan yang keluar dari mulutku...dan hasilnya MINUS (lagi)...
Hmm...setelah cukup lama berhitung, aku hampir menyalahkan kemampuan matematik_ku.
Hah..ada-ada saja... :D
Laporan  akhir ini deadline.....!!! yang harus kukumpulkan kira-kira 4 jam, 44 menit dan 4 detik lagi...buru-buru kusimpulkan pada bab akhir dari catatanku bahwa aku masih sangat kurang dalam banyak hal___
Pada bagian saran, aku menulis semacam usaha perbaikan dan tanpa mengesampingkan ucapan syukur, Hmm..."terimakasih Tuhan atas satu kali lagi kesempatan yang Kau perkenankan padaku untuk tetap bernafas"
Terimakasih....
Untuk papa : Kau ayah terbaik, terimakasih atas tanggungjawabmu yang luar biasa atasku, dan pengorbananmu atas keluarga kecil kita....
Untuk mama : Kau malaikat ku, terimakasih atas cinta yang tak berujung darimu & atas kerelaan hatimu menerima aku dengan segala kekuranganku..
Untuk abg Ki & ddek Fina : terimakasih sudah menerima aku sebagai kakak, aku mencintai kalian dan bahagia memiliki kalian..
Untuk sahabat-sahabat ku : terimakasih telah merelakan telinganya penuh dengan keluhanku dan terimakasih sudah sedih dan tertawa bersamaku...
Untuk seseorang : terimakasih atas cintamu yang kau pendam diam-diam, “tidak ada hal yang lebih membahagiakan bagi seseorang, selain ketika ia mengetahui bahwa diam-diam ia dicintai” km selalu punya ruang khusus disini <3
Terakhir : aku ingin mengucapkan kata MAAF, meskipun aku tau mungkin itu belum cukup untuk mengikis semua salahku.... MINUS :)